Obama Presiden Yahudi Pertama ?






Seperti Tajuk Entri diatas , inilah tajuk utama yang ditulis dalam Majalah New York oleh John Hellieman


Kebanyakkan masyarakat berkeyakinan bahawa presiden Barack Obama akan menggunakan pemikiran yang berbeza dengan presiden sebelumnya Presiden George W. Bush dalam isu Timur Tengah, termasuk konflik diantara Israel-Palestin. Tetapi apabila melihat beliau  untuk  berpihak pada Israel dan Yahudi, terlalu sulit untuk mengharapkan perdamaian di Timur Tengah kerana Israel adalah duri bagi Timur Tengah utamanya Palestin. Obama berani mengambil risiko dan berani menolak tekanan dari kelompok-kelompok Yahudi.



Nama Barrack nama pertama Obama adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat “baruch”. Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama “baruch”sebagai nama pertama mereka. Bekas perdana menteri Israel iaitu Ehud Barak juga mengambil nama sempena nama “baruch”. Nama kedua Obama juga hampir sama dengan “Ahabah”. Bent Ahabah adalah nama untuk synagogue (satu upacara multilation untuk bayi-bayi Yahudi).


Gambar-gambar dibawah menunjukkan siapa itu Obama

Barrack Obama membawa kalungan bunga dalam Hall of Remembrance, Yad Vashem Holocaust Memorial di Jerusalem, , pada hari Rabu, 23 Juli 2008. Obama dipengaruhi oleh Israel?

Apakah Obama dipengaruhi oleh Israel?

Pertama, Obama memakai Yarmulke, lebai orang Yahudi. Yang kedua, hanya orang Yahudi sahaja yang dibenarkan mendampingi Master Jew. Mengapa Obama mendapat keistimewaan begitu? Yang ketiga, Obama sedang melakukan ritual Yahudi pada dinding Monument Jew. Perbuatan ini dilakukan oleh orang Yahudi untuk menyampaikan pesan rahsia sesama orang Yahudi saja. Mengapa Obama melakukan perbuatan yang dibuat oleh Yahudi ini?



Obama sedang melakukan ritual Yahudi. Tidak menghairankan bila Obama mendapat sejumlah 77% suara dari pemberi suara Yahudi. Berbanding John Kerry yang hanya mendapat 74% suara daripada pemungutan suara Yahudi pada 2004. Pada tahun 2000, Al Gore paling banyak mendapat suara daripada pemberi suara Yahudi yaitu sejumlah 79%. Obama mendapat banyak suara dari pemilih Yahudi di Connecticut dan Massachusetts. Di Connecticut, 61% Yahudi menyokong Obama. Yahudi berminat untuk menyokong Obama karana kenyataan Obama secara terbuka mendukung Israel.

“My view is that the United States’ special relationship with Israel obligates us to be helpful to them in the search for credible partners with whom they can make peace, while also supporting Israel in defending itself against enemies sworn to its destruction” ucapan Obama dalam kenyataan medianya padaHaaretz pada 15 Februari 2007.

Gambar: Obama dinasihati oleh Rahm Emanuel, seorang Yahudi Pada November 2008, Rahm Emanuel (seorang Yahudi, anak seorang Israel) baru saaja ditawarkan jabatan oleh Obama menjadi White House Chief Of Staff. Dan lebih mengagetkan lagi bila mentor Obama sendiri iaitu Abner Mikva menyatakan “Obama will be the first Jewish President Of USA” dalam Jerusalem Post pada 5 November 2008. 

“Our job is to rebuild the road to real peace and lasting security throughout the region. Our job is to do more than lay out another road map. That effort begins with a clear and strong commitment to the security of Israel: Our strongest ally in the region and its only established democracy. That will always be my starting point.” ucapan Obama ketika berbicara kepada kumpulan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) di Chicago pada 2 Mac 2007.
Osama lebih dahsyat daripada Bush di sekarang disebut “silent killer” bersama-sama Yahudi.
Janji Obama pada Yahudi

Sudah menjadi rahsia umum peranan Yahudi dalam setiap presiden di AS. Sehingga siapapun yang ingin menjadi presiden di Amerika harus menunjukkan komitmen dan sokongan penuh terhadap negara Israel. Tak terkecuali Obama dan McCain. Kedua-duanya saling menagih simpati masyarakat Yahudi AS dan  Yahudi di negera tersebut. Obama dianggap lebih berkarisma di kalangan Yahudi AS dibandingkan McCain.

Kajiselidik yang dilakukan selama berlangsungnya kempen menunjukkan, majoriti Yahudi AS menyokong Obama. Data dari website Israel Ynet misalnya, menyebutkan bahwa 78 peratus pemilih dari kalangan Yahudi AS memberikan sokongan pada Obama dan hanya 21 peratus pemilih Yahudi yang memberikan suaranya untuk McCain dalam pemilihan presiden kemarin.

"Yahudi memilih calon presiden AS yang simpati pada mereka sebagai seorang Yahudi. Yahudi yang liberal merasa Obama lebih pro-Israel yang konservatif," kata Profesor Steven Cohen, pengetua Sosial Yahudi dari Hebrew Union College.

Sokongan Yahudi AS pada Obama tidak terlepas dari tujuan mereka untuk tetap menjaga negara Israel yang berdiri di atas tanah milik bangsa Palestin. Daripada hal ini, James Rubin yang pernah menjadi penasihat luar negeri mantan presiden Bill Clinton mengatakan,  keyakinan di kalangan masyarakat Yahudi bahawa, jika AS lemah maka Israel juga lemah dan jika AS dihormati maka Israel juga akan dihormati. Dalam hal ini publik Yahudi melihat Obama sebagai seorang yang kuat dan popular bukan hanya di mata publik AS tapi juga di mata masyarakat dunia.

Masyarakat Yahudi AS semakin yakin akan komitmen Obama terhadap Israel, kerana dalam semasa kempennya, Obama banyak mengunjungi masyarakat Yahudi. Apalagi pada tahun 2006, Obama pernah mengunjungi Israel dan melihat keluarga Israel yang rumahnya hancur akibat serangan roket Katyusha. Sebulan kemudian, ketika peperangan di Hizbullah-Israel, Obama dengan tegasnya menyatakan bahawa Israel berhak membela diri.

Faktor lainnya yang membuat publik Yahudi bergantung harapan pada Obama adalah sikap Obama terhadap kelompok pejuang Hamas di Palestin. Obama menyatakan akan bersikap tegas terhadap Hamas. Obama juga menyalahkan para pemimpin Palestin yang dianggapnya sebagai penyebab penderitaan rakyat di Palestin.

Fakta-fakta ini jelas untuk menimbulkan keyakinan bahawa Obama  tidak  jauh berbeza dengan presiden sebelumnya, George W. Bush. Masa depan bangsa Palestin masih mundur kerana AS memberikan sokongan kepada Israel dan perjuangan Palestin untuk menjadi negara merdeka dengan ibukota Yerusalem makin sempit, ini kerana Obama dengan tegas mengatakan bahawa Yerusalem akan menjadi ibukota Israel.

Tokoh Yahudi di Sekitar Obama

 

Keyakinan bahwa pemikiran Obama tidak akan jauh berbeza dengan Bush dalam urusan Negara Palestin, beberapa minggu setelah kemenangan Obama dalam pemilihan, sedikit demi sedikit terlihat bahawa Obama memilih tokoh-tokoh Yahudi AS sebagai kumpulannya. Beberapa diantaranya adalah David Exelrod sebagai kepala strategi dan Dennis Ross sebagai badan penasihat isu-isu Timur Tengah.

Yang cukup mengejutkan, Obama menunjuk Rahm Emanuel, seorang mantan tentera Israel pada masa Perang Teluk sebagai badan staff Gedung Putih. Emanuel dikenali sebagai seorang Yahudi dikenali "Rahmbo" oleh lawan-lawan politiknya. Emanuel pula yang menemani Obama saat memberikan pidato pro Israelnya di hadapan AIPAC sekaligus mengatur pertemuan antara Obama dan jajaran eksekutif AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) kelompok Yahudi yang sering mempengaruhipemikiran  luar negera AS, terutama yang berkaitan dengan kawasan Timur Tengah.

Ada beberapa tokoh Israel yang berpendapat Obama harus mampu melawan tekanan-tekanan Yahudi seperti AIPAC, jika ia ingin lebih adil pada Palestin. Akiva Eldar, penulis editorial dan ketua penulis politik di surat khabar Israel Haaretz mengatakan, Obama seharusnya tidak perlu takut menghadapi kelompok Yahudi sayap kanan.

"Obama memiliki semua yang untuk terbebas dari tekanan Yahudi di AS," kata Eldar. Apatah lagi saat ini di AS, tegasnya, muncul generasi baru politik yang memprovokasi penglibatan AS dalam proses perdamaian di Timur Tengah, dipelopori oleh J. Street dan sikap mereka berbeza dengan AIPAC.

Pendapat serupa dilontarkan wartawan senior Haaretz lainnya, Gideon Levy. Levy yang pernah menjadi juru bicara Shimon Peres dalam tulisannya berharap Obama tidak seperti presiden sebelumya selama ini menunjukkan sokongan kepada Israel.

Ketika Obama mengatakan "sahabat Israel" tambah Levy, seharusnya ia mampu mengakhiri blockcade di Gaza dan boikot terhadap Hamas, mampu mendorong perdamaian antara Suriah dan Israel, bisa mendorong kesepakatan damai antara Israel dan Palestin.






Rujukan : http://secretsocieties.wordpress.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

tinggalkan komentar anda jika entri ini bermanfaat dan menarik untuk anda. segala pandangan sangat dihargai